Playlist 20

Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2016

Sepucuk Surat Kala Itu

Malam itu Begitu menakjubkan.
Bintang beramai-ramai menyapuh sinar rembulan.
Cahayanya, begitu mendamaikan...
Sepucuk surat pun datang,
Sepucuk surat kala itu…

Sepucuk surat pertama…
Terhanyut Aku membaca bait tiap baitnya.
Bak puisi sang pujangga,
Aku dibombardir oleh diksi yang melebur asa…
Tak henti pujian menghujamku tanpa sempat nafasku terhela.
Hingga suatu tanya tertoreh diakhirannya…
Akankah Aku, dan Dia mengenal cinta…

Sepucuk surat kedua,
Nyanyian katanya begitu memanja,
Aku tenggelam ditiap aksara bersambut kata dalam surat berhias pita.
Telah kusanggupi untuk berdua bersamanya, serta belajar mengenal cinta.
Kulihat surat kedua datang dan merayuku begitu mesra.
Bak kulihat ia sedang duduk bersimpuh di depanku,
Memegang jemariku, seraya mengecup tepat diantara dua alisku.
Saat itu pula kau menyajikanku bermacam hal yang akan kita tempuh,
Tawa, rindu, duka, cemburu, air mata… dan bahkan maut katamu.
Gamang aku membayangkan terjalnya bebatuan di jalan yang kita tuju.
Sekali lagi,
dengan kata-kata indahmu, kau meyakinkanku menaiki bahtera itu.

Sepucuk surat ketiga…
Begitu lama kutunggu kedatangannya…
Memang, setelah surat kedua Kami tak lagi saling sapa lewat tinta.
Malah lebih manis dari sekedar membaca torehan tintanya.
Kami bertemu, saling mengaku dan menghabiskan ribuan malam berdua.
Hingga pada suatu ketika, negeri ini memanggilnya.
Katamu, perjuangan harus diakhiri dengan seruan merdeka.
Kau pergi ke medan laga…
Rindu kita membuncah, dan tak tahu kapan berhenti meronta.
Disana tak enak katamu, dibandingkan dengan bersamaku yang hanya memberikan kebahagiaan semampuku.
Aku merindukanmu,
Ya… Aku merindukan senyumannya,
Surat selembar itu, mengeringkan rinduku.

Sepucuk surat kala itu…
Merubah hidupku.
Buramkan pandangan atas pengharapan.
Janji yang membatu,
Merobek lukaku.
Rembulan kala itu disetubuhi awan hitam berkias kelabu.
Bintang-bintang kala itu tak tampak dipanca inderaku.
Malam kala itu diam terpaku, membisu dan bak neraka tak berdasar bagiku.
Sepucuk surat kala itu tampak lusuh, namun sanggup mengoyak dan menghujam tiada ampun ke jantungku.
Sepucuk surat kala itu…
Ya… sepucuk surat keempat itu adalah…
Sepucuk surat terakhir darimu.

Banjarmasin, 04 Desember 2016

NB:
  1. Alhamdulillah puisi ini mendapatkan kepercayaan dari Adik-adikku di Teater Ilalang sebagai puisi yang dibawakan pada penampilan Bazaar #BERISIK3 (Rangkaian acara Diesnatalis UKM Sanggar Seni Demokrat FISIP UNLAM) pada sembilan Desember 2016.
  2. Puisi ini (yang Kalian lihat saat ini) sedikit berbeda dari yang dibawakan pada malam itu, sebab pada bait keempat baris kesepuluh atas saran seseorang telah diganti, namun sayangnya pada saat proses penggarapan masih dengan larik sebelumnya(Belum diganti), berharap tidak mengurangi esensi yang ingin disampaikan dari puisi tersebut.
  3. Puisi ini adalah puisi pertama yang Saya tulis TIDAK BERDASARKAN atas kejadian yang saya alami, sebab puisi ini adalah "Pesanan" yang diharuskan sesuai dengan konsep yang sudah dirancang bersama.
  4. Selamat menikmati.
  5. Selesai.

Senin, 22 Agustus 2016

Rindu

otakku terlampau kelu...
jemariku mengekor kaku...
imajiku kini membeku...
pandanganku tak bertumpu...
senyumku tak tau arah menuju...
semua berrdasar padamu...
maut menungguku, sebab diracun rindu...

Banjarmasin, 22 Agustus 2016

Selasa, 24 November 2015

Maafkan

Tuhan...
Jalan yang kami tapaki bukanlah jalan yang sepenuhnya suci...
Kadang bukanlah jalan yang selalu kau berkahi...
Tetapi kami berikrar di putaran loki yang tak terpuji...
Maafkanlah kami yaa robbi...
Di atas loki yang kau gerami... 
menua hingga nanti mati...
Grow old together...
Mengucap janji sampai mati...
Kami saudara yang abadi...

Banjarmasin, 
Sekretariat Stand Up Comedy South Borneo, 
22 November 2015

Sanja kuning

...
Sanja kuning di langit nang bakabut.
Sasak dada lamun bahinak.
Lainan jua nang dirasa humap.
Kuningnya sanja kadada lagi pamalinya.
Urang tuha kadada lagi nang manurutinya.
Dimapa am lagi kami nang anum?
Baapa kita maharap hujan banyu?
Lamun pas kita tatiharap nang kita dapat angin ribut mambawa kalalatu.
...

#MasihMelawanASAP


Banjarmasin, 14 oktober 2015

Tanpa Judul dengan Sejuta Makna.

Jika benar tulisan bisa menggetarkan hati seseorang.
Jika benar perkumpulan ini memanglah layaknya keluarga yang dipersatukan tanpa harus melalui hubungan darah.
Jika memang benar hanyalah mati dan keinginan sendiri yang bisa memutus aliran keluarga ini.
Maka aku ingin melihat, kakak-rekan-adikku yang terpisah dengan berbagai alasan berkumpul di tempat yang sama, misi yang sama serta visi yang serupa, kembali menjadi bagian di satu keluarga mengukir karya.


Teater Ilalang.
23 September 2003 - 23 September 2015
#1KeluargaRumahKe2

Coba Terka Siapa Dia?

Anak muda mengayuh sepeda tua,
Tongkrongannya tas slempang dengan resleting menganga,
Entah sudah rusak atau disengaja, 
Yang pasti majalah horison menyembul dari dalamnya.
Sepeda dikayuh hingga berpeluh.
Hingga keringat bertanding seperti telur puyuh.
Kayuh dan terus kayuh tak peduli kakipun melepuh.
Setelannya mutakhir, berupa celana gantung dan jaket yang lusuh.
Riyut-riyut bunyi sepedamu, melodi unik dari sekian banyak manusia di bumi rapuh.

Banjarmasin, 08 Mei 2015

Kamis, 23 Januari 2014

Cita-cita dan Tuhan

Tak perlu mengikat cita dengan alas sang bintang...
Bagiku...

Kutitipkan cita dan asa di atas puncak tertinggi gunung yang engkau ciptakan ya Tuhan...
Pendakianku semata hanya untuk pembuktian,,,
Tanpa harus merusak perawan gadis yang mereka sebut hutan...
Suatu saat aku akan ada di puncak tertinggi yang sangat ku idamkan,,,
Memetik segala yang pernah kutitipkan...
dan semata hanya karenamu, TUHAN...

Hambamu ini bukanlah manusia yang senantiasa berdoa,,,
Banyak juga waktu yang terlewat sia-sia...
Jalanku terlalu terjal bagi manusia,,,
Bebatuan menyapa di setiap langkah hambamu...
Menyeret dan semakin memberatkan dikelipatannya...
Bukankah ini yang kuinginkan???
Bukankah ini pula yang kau tuliskan???
Tuhan,,,
Tidak ada yang perlu disalahkan...
Cukup beri hambamu ini kekuatan,,,
:)


Banjarmasin, 23 Januari 2014

Minggu, 15 Desember 2013

Bicara Sekedarnya.

Terlalu banyak orang yang takut bicara sekedarnya, atau bicara sesuai dengan apa yang ada. Alhasil, mereka bicara panjang lebar tanpa tahu konsekuensinya, atau bicara dengan tahu konsekuensinya tapi tetap pada  pendiriannya, koar-koar tanpa mau bicara sekedarnya. Tapi, sebenarnya apa yang dimaksud dengan bicara sekedarnya? apakah hal itu terlalu susah sehingga banyak orang tidak bisa melakukannya? sebegitu susahkah?

Hal yang dari tadi ku katakan dengan bicara sekedarnya adalah hal yang belum bisa kulakukan sampai pada abjad ini selesai ku ketik. Bicara sekedarnya, aku pun tak tahu apa itu, tapi rasanya ada sesuatu yang ingin tersampaikan dan menjadi sebuah makna. Ya, bicara sekedarnya. Tanpa memperpanjang kata, mementingkan kualitas daripada kuantitas, dan yang terpenting, apa adanya.

Banjarmasin, 15 desember 2013

Minggu, 23 Desember 2012

By Request

waaaaaaaduh,,, udah kaya pro aja nih ada by request segala... padalah esek-esek juga,,, gini,,, ane sebenernya cuma mau ngecek gimana sih mood orang-orang yang lagi online malam minggu di facebook,,, hehehe,,, gak nyinggung nih,,, tapi beneran,,, cuma pengen tau... soalnya banyak pra anggapan yang beterbangan kalau orang-orang yang online dimalam minggu(oke sabtu malam deh) adalah orang-orang yang galau(bener deh kayanya) *tuh kan keceplosan lagi*.

daripada makin ngelantur nih post, ada baiknya kita bahas satu-satu deh,,,, gmana? *nyeduh kopi*
pertama,,, ada yang milih "topik cowo patah hati", jadi apanya yang mau dibahas nih??? *lupa nanya* kalo ane sendiri sih kalo mikir cowo yang patah hati ituuuuu,,, *nyruput kopi* oke,,, apaan??? tuh kan,,, bingung... sebenarnya yang perlu dibahas dan sebagai saran untuk orang yang patah hati itu adalah M.O.V.E O.N... nah tuh... iye,,, beneran,,, emang udah jalin hubungan berapa taon sih??? setahun??? dua??? tiga??? yang puluhan tahun aja bisa putus om,,, *sumpah dah* berakhirnya sebuah hubungan itu sebenarnya bukanlah hal yang pantas disesalkan(meskipun ane sering gitu juga), kenapa??? dan kenapa juga banyak yang terlalu OVER dalam penyesalannya???(ini ane sering juga)... gini,,, menurut ane kita sebenernya udah ngelupain tujuan dari pacaran tersebut dan menggantinya dengan hal lain,,,gak percaya??? gini deh,,, MENURUT kamus besar bahasaaaaa...... *isi sendiri deh* pacaran itu adalah proses saling mengenal antar individu yang menjalin kasih dan sayang(ini menurut ane nih),,, nah sedangkan kita sendiri udah menggantinya dengaaaaaaan,,,*bentar mikir dulu* eh iya,,, kita udah menggantinya dengan persepsi bahwa orang yang kita pacari akan berlanjut ke pelaminan,,, *jauuuuuuuuuuuuuh bener pemikiran lu!!!* kalo kita ngambil persepsi awal,,, mungkin dalam kamus gak bakal ada kata Patah Hati yah,,, tapi karena kita udah ngeganti ama persepsi yang kedua,,, bertambahlah kosa kata kamus kita dengan kata GALAU... sekian...

yang kedua,,, panjang nih,,, *bentar copas dulu ye*


nih temanya:  PDKT yg belum tau endingnya bakalan kmana. walaupun kelihatannya PDKT itu bakal berakhir sampai batas mengenal aja, cuma itu belum pasti(maaf di edit dikit biar bisa dibaca). jadi??? sisi mananya lagi nih yang dibahas??? sebenernya sih jawabannya singkat neng(yang nanya kan cewe), tapi di panjangin dikit ya... PDKT(menurut ane) adalah hubungan Pra-pacaran, pada saat ini cewe atau cowo pasti lagi giat-giatnya narik perhatian pasangan(kalau ane malah cuek) dan BIASANYA kegiatan ini gak kenal waktu... walau kenal bisa ampe lupa,,, makanya biasanya terjadi OVER PDKT... nambah dikit jadi DIGANTUNGIN, over lagi jadi dah P.H.P... nah ini jawaban singkatnya,,, mending tanyain langsung aja ke dianya neng,,, beneran dah,,, gengsi karena cewe gak etis nanya(baca:nembak) duluan??? pan neng sendiri yang naksir,,, nah lo??? kenapa mesti ngarep dia yang nanya(baca lagi:nembak)??? sekian deh(dari pada ditimpuk sendal*.


terakhir... ini udah panjang susah pula dicerna,,,

temanya : Tentang putusan seorang cewek gara-gara cewek nya pacaran sama teman mantan nya cewe itu sendiri (pagar makan tanaman). ini sebenernya tema ato peribahasa sih??? -___-" oke kita bahas juga... kita ambil singkatnya(karena ane gak ngerti tuh yang disebutin apaan),,, Pagar makan tanaman,,, kalau ane mahaminnya sih pacar yang selingkuh ama temen sendiri... emang lu udah gimana ama pacar lu??? kok bisa melipir ke temen sendiri,,, ini pasti ada sebab musababnya,,, *nyruput kopi* kebanyakan sih kejadian kaya gitu karena dari internal lu sendiri,,, mungkin temen lu lebih bagus(maksudnya gak pernah bo'ong, pengertian dan bla bla bla) atau juga emang temen lu yang di incer dari pertama??? nah... gih cari dulu sebabnya... ngapain ngerusak pertemanan cuma gara-gara gitu??? pernah denger kalo pertemanan itu segalanya didunia??? SEKIAN.


dan tema terakhir tadi mengakhiri posting ane kali ini,,, sebenarnya masih ada satu topik, tapi karena ane nganggap pertanyaannya mengolok-olok sedangkan ane lagi serius,,, jadi SEKIAN,,,
*mandi kopi*
sampai jumpa diposting selanjutnya(kalo masih idup).

Rabu, 23 Mei 2012

KOPI DARAT COMEDY GROUP


Sebuah awal baru untuk tiga orang mahasiswa penganut aliran komedi berjenis apapun,,, *agak berlebihan*
berawal dari Stand Up Comeedy Banjarmasin yang terus menerus memantapkan langkah kami di dunia komedi,,, sekarang telah lahir sebuah grup yang beranggotakan  tiga orang Comic dari komunitas yang gahoool abiiis,,, Stand up Comedy Banjarmasin tuuuh,,, nyahahaha,,,
Kopi Darat beranggotakan :
AHDIAR RAHMAT RUSBANI PUTRA
MUHAMMAD SAUFI ANSHORI
dan tentunya saya sendiri,,,
yah,,, “Kopi Darat” telah terbentuk,,, dari sebuah lomba komedi GenRe (Generasi BeRencana) yang diadakan oleh BKKBN,,, sekitar satu minggu sebelum tanggal 17 mei 2012 atau lomba tersebut, nama Kopi Darat telah dirumuskan oleh tiga orang anggota yang bertempat di kediaman bang andi irwan atau yang lebih familiar dengan sebutan bang MIMIN,,, *ini kenapa kaya perumusan teks kemerdekaan yak???*
begitu pula dengan naskah atau lakon yang akan kami bawakan,,,
kami membawakan sebuah lakon yang berjudul “Kawin Muda, Tua Menderita”
yahhh sesuai dengan tema yang BKKBN tentukan,,,
berkisah tentang 1 orang mahasiswa yang ingin kawin muda,,, (AHDI)
seorang teman yang berusaha menasihatinya,,, (SAUFI)
dan seorang penjaga kampus yang ikut-ikutan menasihati, walaupun lebih banyak di bully,,, (itu saya)
bukan sembarang pilih nama, namun nama Kopi Darat juga ada filosofinya,,,
Kopi Darat atau sama dengan melakukan pertemuan adalah istilah yang juga dipakai sewaktu anak-anak Stand Up Comedy Banjarmasin bertemu secara langsung setelah sekian lama hanya berbincang di twitter… yahhh,,, begitulah…
Maka dari itu dipilihlah nama tersebut,,, dan sekarang???
bagaimana dengan hasil lomba yang kami ikuti pada tanggal 17 mei 2012???
menangkah? Seri kah??? KO kah???
Alhamdulillah pada lomba tersebut kami mendapatkan juara 1,,,
dan otomatis kami akan mewakili Kalimantan Selatan untuk ke ajang Nasional yaitu Lomba Komedi GenRe yang akan diikuti oleh 33 provinsi dari seluruh pelosok Indonesia,,, wiiiiiiiiih…
Tak lupa,,,
Doakan kami,,,
semoga dengan dikirimnya kami kesana,,,
kami bisa mengharumkan nama provinsi kita,,,
KALIMANTAN SELATAN,,,

Salam kami,,,
Kopi Darat...

Senin, 21 November 2011

SATU POHON DALAM SATU HEMBUSAN NAFAS


            “Tanamlah pohon untuk masa depan anak cucu kita”, itulah kutipan kalimat yang sering kita dengar dan senantiasa memotivasi kita, namun sungguh sayang, saat kita selalu memotivasi orang-orang untuk terus menghijaukan kembali hutan kita, saat itu juga semakin banyak pohon-pohon kita yang tumbang, hanya karena hasilnya yang menggiurkan, apakah kita pantas untuk mengorbankan indahnya alam kita yang dipenuhi dengan pepohonan?. Bagi segelintir orang, hutan hanya kumpulan pepohonan yang tak berguna, ada juga yang beranggapan untuk apa dibiarkan jika bisa dijadikan lembaran uang ditengah krisis yang melanda dunia?. Banyak orang yang mengartikan hutan dalam berbagai definisi sesuai pandangan mereka masing-masing.
Adapun hutan sendiri merupakan sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida, habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting. Hutan terdiri  atas beberapa jenis, jenis-jenis tersebut antara lain hutan hujan tropika, hutan hujan tropika adalah hutan yang terdapat didaerah tropis dengan curah hujan sangat tinggi. Hutan jenis ini sangat kaya akan flora dan fauna. Di kawasan ini keanekaragaman hayati sangat tinggi. Luas hutan hujan tropika di Indonesia lebih kurang 66 juta hektar, hutan hujan tropika berfungsi sebagai paru-paru dunia. Hutan hujan tropika terdapat di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Hutan Monsun, disebut juga hutan musim. Hutan monsun tumbuh didaerah yang mempunyai curah hujan cukup tinggi, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang. Pada musim kemarau, tumbuhan di hutan monsun biasanya menggugurkan daunnya. Hutan monsun biasanya mempunyai tumbuhan sejenis, misalnya hutan jati, hutan bambu, dan hutan kapuk. Hutan monsun banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 Hutan juga merupakan rumah bagi banyak spesies binatang. Pohon sendiri adalah tumbuhan cukup tinggi dengan masa hidup bertahun-tahun. Jadi, tentu berbeda dengan sayur-sayuran atau padi-padian yang hidup semusim saja. Pohon juga berbeda karena secara mencolok memiliki sebatang pokok tegak berkayu yang cukup panjang dan bentuk tajuk (mahkota daun) yang jelas.Suatu kumpulan pepohonan dianggap hutan jika mampu menciptakan iklim dan kondisi lingkungan yang khas setempat, yang berbeda daripada daerah di luarnya. Jika kita berada di hutan hujan tropis, rasanya seperti masuk ke dalam ruangan yang menggunkan pendingin ruangan yang sejuk dan lembab, yang berbeda daripada daerah perladangan sekitarnya. Pemandangannya pun berlainan. Dalam Bahasa Indonesia, pengertian hutan juga merujuk kepada aneka hal yang bersifat liar, tumbuh sendiri atau tidak dipelihara, atau untuk menekankan sifat-sifat liar dari sesuatu.
Namun, sebagian kecil orang tidak perduli dengan apa yang disebut dengan fungsi hutan tersebut, mereka dengan sesuka hati mengambil sumber daya alam yang berupa kayu-kayu yang berasal dari pepohonan di hutan tanpa memikirkan pengelolaan setelahnya. Hutan memiliki peranan yang penting bagi manusia, peranan tersebut antara lain sebagai pemasok oksigen yang merupakan bahan baku utama untuk pernafasan manusia, sebagai pencegah banjir, sebagai penyejuk alam dan sebagai paru-paru dunia. Apabila kita biarkan maka bukan hal yang tidak mungkin terjadi berbagai hal yang tidak kita inginkan, seperti bencana alam yang berupa banjir, tanah longsor, serta kemarau yang berkepanjangan yang diakibatkan oleh hutan yang tidak stabil lagi dalam penyerapan air karena semakin sedikit pohon yang tumbuh didalamnya. Sungguh ironis apa yang terjadi.
Bukan hanya itu, pertambangan semakin menambah parah kerusakan hutan yang didalamnya banyak terdapat pepohonan, pepohonan yang membuat batin kita tenang setiap kali kita melihatnya, pepohonan hijau yang membentang luas sejauh mata memandang, namun beribu kali sayang kata-kata tersebut hanya tinggal kiasan belaka, hutan-hutan kita semakin hari semakin tak terlihat hijaunya, bahkan mungkin bisa dihitung jumlahnya, dan semakin langka rimbanya. Apakah hanya cerita yang kita wariskan kepada anak cucu kita nanti? Cerita tentang indahnya alam rimba raya beserta hutan-hutannya yang tebal, sejuknya suasana pagi yang bukan hal tidak mugkin tidak akan dirasakan oleh anak cucu kita dikemudian hari nanti. Pertambangan yang yang dimaksud bukan hanya pertambangan batu bara, namun berbagai jenis pertambangan dapat memperparah keadaan hutan, baik itu pertambangan emas, batubara, batu mulia, dan sebagainya.
Berbagai macam hal yang dapat menyebabkan kerusakan hutan, apakah kita pernah memikirkan ketika kita bersantai diatas kursi goyang, dari manakah bahan baku kursi yang kita pakai itu berasal? Ya, bahan baku utama kursi yang kita pakai setiap hari berasal dari susunan pohon yang ada di hutan. Selain bernilai estetika yang tinggi, pasti kita beranggapan kursi yang bahan baku utamanya kayu lebih terlihat mahal dan mewah  daripada yang berbahan dari plastik, besi ataupun dari bahan yang lain.
Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan  musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan yang disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan. Mungkin tidak hanya hutan hujan saja, tapi semua hutan yang ada di bumi ini. Selain itu, hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang, industri kertas juga ikut berperan dalam pemusnahan hutan kita, setiap jam, dunia kehilangan 1.732,5 hektar hutan karena ditebang untuk menjadi bahan baku kertas, selain itu perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya.
Seiring dengan lenyapnya berbagai macam spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Semakin merebaknya wabah penyakit yang terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah yang meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan perkapitanya rendah. Sekarang ini, tak hanya tangan-tangan nakal yang menyebabkan hal-hal tersebut, mereka yang berperan dalam kemanusiaan ternyata juga ikut terlibat, seperti obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan, Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan untuk menemukan jenis tumbuhan yang bisa dipergunakan untuk obat-obatan yang baru. Namun selama ini kita beranggapan jika pabrik-pabrik obat-obatan membudidayakan tanaman obatnya sendiri bukan mengambilnya dari hutan. Akan tetapi pabrik-pabrik itu mengambil bahan obat-obatan tersebut dari hutan.
Beribu macam program tentang penanaman bibit pohon yang dicanangkan oleh pemerintah. Yang mana tujuan dari program itu sendiri merupakan andil dari pemerintah untuk hutan yang ada di bumi. Seiring dengan bergairahnya niat menanam bibit pohon untuk mengembalikan kembali hutan yang sudah mulai hilang. Akan tetapi, program tersebut berimbang dengan penebangan yang meraja lela pada saat sekarang ini.
            Bagaimana dengan daerah kita sendiri? Kalimantan Selatan merupakan daerah yang sangat identik dengan hutannya yang tropis, bagaimana keadaannya sekarang? Sungguh sangat memprihatinkan bukan, banyak hutan yang telah ditebang hanya untuk kepentingan pribadi semata, para oknum pemerintah pun seakan hanya diam pura-pura tidak mau tahu dengan keadaan tersebut dan seolah-olah itu merupakan hal yang wajar.
Hal apa saja yang menyebabkan rusaknya hutan beserta pepohonan dan isinya tersebut? Beberapa diantaranya disebabkan oleh masyarakat tradisional(penduduk asli) yang biasanya menerapkan sistem perladangan yang berpindah, Sistem perladangan berpindah  merupakan sistem pertanian yang masih dianggap tradisional. Banyak dampak yang ditimbulkan dari sistem ini, walaupun demikian disadari bahwa sistem ini  tidak mudah diubah mengingat didalamnya terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Hal tersebut menyebabkan pohon-pohon yang ditebangi untuk dijadikan lahan perladangan. Parahnya lagi dengan adanya pembakaran lahan yang secara sengaja untuk membuka lahan perladangan maupun perkebunan. Yang mana hal itu dapat membuat penipisan lapisan ozon yang menyeabkan bumi menjadi panas, mengurangi kadar oksigen dan membuat pencemaran udara. adapun  faktor lain yang hampir sama dengan di daerah lain, yaitu penebangan liar yang didalangi oleh orang-orang tak bertanggung jawab yang hanya mementingkan dirinya sendiri untuk memperoleh materi semata, dan yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya pembukaan lahan untuk penambangan liar yang tidak memperhatikan sama sekali seperti apa dan bagaimana keadaan alam disekitar mereka, dan lagi-lagi hal ini untuk menambah kekayan pribadi. Praktek penambangan mempunyai efek merusak pada hutan dan suku pedalaman di Kalimantan Selatan, terutama para penambang ilegal yang mana ketika penambangan yang dilakukan itu adalah penambangan yang tanpa izin atau pun dengan izin “menyuap” kepada pejabat terkait. Para penambang tradisional (liar) ini tidak mudah untuk diatur dan diarahkan serta dibimbing dengan sebagaimana mestinya . Adapun program dari pemerintah yang saat ini berjalan, yakni sistem tebang pilih. Namun walaupun memakai sistem tebang pilih tersebut, tetap saja hal tersebut dapat merusak keindahan hutan kita karena sistem tersebut sama halnya dengan membuka lahan untuk perladangan dan membuka lahan untuk pertambangan yakni sama-sama menebang pohon. Akibatnya, Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% penyebab pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali karbon dioksida. 
 Selain faktor tersebut, kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian hutan juga merupakan faktor yang ikut berperan penting dalam berkurangnya hutan kita sehinga pengelolaan sumber daya alam yang ada didalamnya tak terkontrol dan terkendali dengan maksimal. Hal ini merupakan salah satu dari berbagai macam hal yang dapat menyebabkan hutan di Kalimantan Selatan semakin berkurang.
Jadi apa yang akan kita lakukan?, apakah hanya duduk manis dan berpangku tangan? Tentu tidak, kita punya banyak cara untuk mengurangi kerusakan hutan yang semakin hari semakin tak terkendali kegiatannya. Mulai dari usaha yang paling kecil pun tidak apa-apa karena itu sudah membuat bumi kita tersenyum kembali, karena sedikit gerak dan piker kita sangat bermanfaat bagi hutan kita yang malang ini. Seperti slogan dikalimat awal, “Tanamlah pohon untuk masa depan anak cucu kita” adalah salah satu cara untuk mengurangi kerusakan hutan kita, karena bisa kita bayangkan bumi kita tanpa pohon, kehidupan pun tak akan bertahan, manusia pun diperkirakan akan segera punah, karena manusia memerlukan oksigen untuk bernafas, dan kita tahu bahwa oksigen dihasilkan oleh pohon-pohon yang berfotosintesis. Satu batang pohon dapat menghasilkan oksigen yang dibutuhkan untuk 3 orang bernapas dan juga binatang yang hidup didalamnya, cukup adil bukan? Apakah kita pernah memperdulikan mereka? Tentu saja tidak, tapi mereka terus memberi kita oksigen kehidupan tanpa minta imbalan. Namun, walau demikian dengan serakahnya mereka yang tak mau mengerti dengan dampaknya terus saja tak mau perduli dan tidak mau tahu dengan semua realita yang kita hadapi sekarang ini.  Dengan santainya mereka menorehkan gergaji untuk menumbangkan batangan-batangan pohon di hutan yang tujuannya hanya lembaran-lembaran uang untuk mengisi perut mereka  dan dengan sengaja mengurangi jatah oksigen kita disetiap harinya serta secara tidak sengaja mereka juga membunuh makhluk hidup yang ada didalamnya, karena habitat mereka yang hilang dimakan gergaji yang senantiasa berbunyi untuk menggundul hutan kita.
Sebenarnya sangat banyak langkah yang dapat dilakukan baik dari pihak masyarakat, pemerintah, maupun bagi mereka yang mengelola kekayaan alam kita. Bagi pemerintah ada baiknya untuk melakukan sosialisasi yang berkaitan dengan pelestarian dan pengendalian kerusakan hutan kepada mayarakat dan lebih jeli dalam memberi izin untuk pengelolaan sumber daya alam, maupun dalam pengawasan kegiatan tersebut. Tidak hanya itu masyarakat juga bisa berperan dalam penghijauan kembali hutan-hutan yang ada di Kalimantan Selatan, contohnya dengan melakukan program yang berkaitan dengan penghijauan seperti melakukan penanaman bibit pohon di sekitar tempat tinggal mereka dan  melaporkan kepada pihak yang berwenang jika ada sesuatu atau hal yang menyimpang yang dilakukan oleh pihak pengguna sumber daya dan bagi mereka yang mengolah sumber daya alam. Ataupun dengan skala yang lebiha besar seperti penanaman seribu pohon, tentunya hal tersebut tidak akan berhasil jika tidak ada bantuan atau campur tangan pemerintah dalam pelaksanaannya.
Ingatlah! Bumi dan isinya bukan untuk kepentingan pribadi belaka, akan tetapi dalam setiap batang pohon terdapat hembusan-hembusan nafas orang yang kita cintai, seperti kakak, adik, orang tua dan kerabat kita. Tentunya kita tidak ingin melihat sesuatu hal yang tidak kita inginkan terjadi kepada mereka.
Mulai kapan harus kita lakukan kegiatan penanggulangan tersebut? Mulai dari diri kita sendiri yang bergerak untuk melestarikan alam  sekitar kita meski dimulai dengan hal kecil seperti menanam sebatang pohon saja, apa susahnya menanam sebatang pohon? Tentu menyenangkan dan mengasikkan apalagi jika dilakukan bersama, selain itu kita juga bisa menurunkan sifat mencintai hutan dan isinya kepada anak cucu kita nanti, agar mereka tahu betapa pentingnya hutan bagi kehidupan dunia. Tanamkan kepada diri mereka betapa pentingnya hutan bagi kehidupan manusia, agar mereka kelak tidak semakin memperparah keadaan hutan kita di Kalimantan selatan. mungkin inilah saatnya bagi kita untuk mengubah nasib hutan kita tercinta agar anak cucu kita nanti tersenyum melihat elok hutan beserta isinya dan bisa menikmatinya dikemudian hari kelak. Jadi bagaimana sikap kita sekarang? Kapan kita akan mulai melestarikan hutan kita tercinta?

alhamdulillah karya tulis diatas mendapatkan hadiah juara harapan 1 pada event "pena hijau award" 2011
^_^

Sabtu, 01 Oktober 2011

filosofi bunga edelweiss

 bunga edelweiss (bunga abadi)

Edelweiss (Leontopodium alpinum), salah satu bunga yang sangat terkenal sebagai "BUNGA GUNUNG EROPA", sebagai salah satu keluarga BUNGA MATAHARI (Asteraceae).

Nama bunga ini berasal dari GERMAN edel (berarti Mulia-noble) dan weiß (berarti Putih - white). Nama Genusnya Leontopodium
berarti "LION'S paw" atau CAKAR MACAN, sedangkan LEON dari bahasa YUNANI - leon (lion) and podion ( KAKI, pous, foot).
  • Bunga ini bisa tumbuh mencapai ukuran 3-20cm (dalam perawatan dan pengembangan bisa mencapai 40cm). Daun yang muncul nampak seperti WOOL karena tertutup oleh BULU-BULU yang PUTIH.
  • Bunga ini mekar antara bulan JULI dan SEPTEMBER . Dan uniknya penyebaran bunga ini lebih menyukai daerah berbatu dan berkapur pada ketinggian 2000-2900m.
  • Bunga ini tidak beracun, dan sudah digunakan sebagai obat tradisional untuk melawan penyakit yang berhubungan dengan perut (pembedahan perut) dan penyakit yang berhubungan dengan pernapasan.
  • Bunga ini biasanya tumbuh di lokasi yang tidak terjangkau, yang mana ini banyak terjadi di negara Slovenia dengan pegunungannya . Karena warna PUTIH-nya maka Switzerland menjadikannya sebagai simbol ke-MURNI-an dan ke-CANTIK-an, sehingga bangsa ROMANIA menyebutnya sebagai, floarea reginei (Queen's flower).
Edelweis (kadang ditulis eidelweis) atau Edelweis Jawa (Javanese edelweiss) juga dikenal sebagai Bunga Abadi yang mempunyai nama latin Anaphalis javanica, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m. Tumbuhan yang bunganya sering dianggap sebagai perlambang cinta, ketulusan, pengorbanan, dan keabadian ini sekarang dikategorikan sebagai tanaman langka.
  edelwis merupakan perlambang cinta yang penuh ketulusan mengingat tekstur yang halus dan lembut dengan warnanya yang putih (walau ini sebenarnya tergantung kepada habitat di mana ia tumbuh yang menyebabkan warnanya agak kekuning-kuningan, keabu-abuan ataupun kebiru-biruan).
Edelweis juga melambangkan pengorbanan
bunga ini hanya tumbuh di puncak-puncak atau lereng-lereng gunung yang tinggi sehingga untuk mendapatkannya membutuhkan perjuangan yang amat berat. Ditambah lagi dengan adanya larangan membawa pulang bunga ini, pemetik harus main petak umpet dengan petugas
Jagawana.
meskipun dipetik bunga ini tidak akan berubah bentuk dan warnanya, selama disimpan di tempat yang kering dengan suhu ruangan. Karenanya,
edelweis adalah bunga keabadian. Bunga yang membuat cinta akan tetap abadi!