Playlist 20

Tampilkan postingan dengan label Stand Up Comedy Banjarmasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stand Up Comedy Banjarmasin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 November 2015

Maafkan

Tuhan...
Jalan yang kami tapaki bukanlah jalan yang sepenuhnya suci...
Kadang bukanlah jalan yang selalu kau berkahi...
Tetapi kami berikrar di putaran loki yang tak terpuji...
Maafkanlah kami yaa robbi...
Di atas loki yang kau gerami... 
menua hingga nanti mati...
Grow old together...
Mengucap janji sampai mati...
Kami saudara yang abadi...

Banjarmasin, 
Sekretariat Stand Up Comedy South Borneo, 
22 November 2015

Selasa, 01 April 2014

Taman Hutan Raya Sultan Adam (mandiangin, Repeater)

Pendapat belum tentu semuanya benar. Ya, Saya masih percaya hal itu. Buktinya? Ada satu pendapat orang tentang akhir pekan. "Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai". Tidak sepenuhnya benar, tidak sepenuhnya juga salah. Mengapa? Karena hal tersebut telah menimpa saya, dimulai dari senin yang menandakan dimulainya kesibukan Saya, hingga Jumat dimana kesibukan hilir mudik terus menggoda. Bukankah hari itu dipenghujung menyambut akhir pekan? ah, lelahlah yang saya dapatkan. Untungnya badan masih bisa diajak berteman, meski hati dan perasaan tidaklah serupa demikian. 

Kata orang, "adalah hal yang tepat untuk sesekali memanjakan badan dan fikiran". Tentu juga setiap orang punya cara dan kebiasaan sendiri dalam melakukannya, seperti halnya Saya, dan juga Mereka. Sabtu 29 Maret 2014 sesuai dengan rencana, Kami sekumpulan orang yang suka bermalam di alam bebas merencanakan untuk pergi bersama ke Taman Hutan Raya Sultan Adam (Mandiangin) atau lebih tepatnya di Repeater (berjarak sekitar setengah jam dari Tengger). Waktu dan tempat berkumpul sudah ditentukan untuk bersama menuju Banjarbaru atau tempat pertemuan kami dengan teman-teman yang lain sebelum pergi bersama ke Mandiangin. Namun naas, rasa lelah kini yang menghambatnya, Saya baru terbangun pukul setengah satu siang, setengah jam sebelum waktu yang sudah dijanjikan. Perlengkapan belum siap, tas belum tersusun, motor belum diperbaiki, dan segala macam hal semakin memperlambat segala urusan. Alhasil jam dua siang barulah Saya bisa ke tempat yang sudah dijanjikan, untungnya teman-teman masih bersabar menunggu kedatangan Saya. Kamipu bergesa menuju Banjarbaru.

Kurang lebih pukul tiga sore kami menginjakkan kaki di tempat berkumpul yang kedua, satu-persatu teman datang, bercengkrama seraya menunggu yang lainnya, dan setelah semua persiapan dilakukan, kamipun bergegas menuju Mandiangin. Saya masih ingat, jam di telepon genggam Saya menunjukkan pukul empat kurang lima belas menit, Kami sampai kolam Belanda, tempat yang katanya dahulu kala memang dijadikan sebagai tempat pemandian bagi para tentara Belanda. Ada sedikit masalah di tempat ini, Kami yang awalnya berencana membawa motor hingga tempat tujuan (repeater) ternyata tidak diperbolehkan membawa motor dan harus menitipkannya di warung dekat kolam tersebut. Perjalanan tidaklah sebentar, jika Kami menaiki perbukitan ke tempat tersebut, mungkin akan memakan waktu dua sampai dua setengah jam. Demi mengejar proses terbenamnya mentari, Kami tidaklah lagi berpikir panjang dan langsung memulai perjalanan.

Bisikan doa lalu dilanjutkan dengan sorakan tanda akan dimulainya perjalanan sudah kami lakukan. Kakipun telah melangkah melewati pintu gerbang dimana perjalanan telah Kami lakukan. Banyak hal yang Kami alami diperjalanan, tidak hanya sekali beberapa orang menyatakan rasa lelah dan kemudian memberikan jatah istirahat pada kaki yang mulai bergetar. Wajar, jalan yang kami lalui adalah perbukitan yang cukup terjal, hanya beberapa jalan landai yang Kami temui, tidak terasa setengah perjalanan sudah Kami lalui, sedikit lagi untuk menyaksikan prosesi terbenamnya mentari. Entah pukul berapa Kami sampai di puncak Repeater, hal yang Saya ingat adalah ketika tinggal beberapa langkah lagi Kami sampai disana, bergegas mengambil langkah dan berlari sampai tempat yang dituju, lalu berteriak tanda puas, dan tidak lama mentari pun menepati janjinya. 

Segala sesuatu yang perlu disiapkan kini telah hampir selesai, kopi sudah ada di tangan, tinggal mengantarkan mentari yang akan segera pulang. Kami larut dalam kedamaian yang alam suguhkan, hingga alam berselimut malam. Senja beranjak, malam kini telah bertahta, tidak terduga hujan menyapa, Kami bersiap menghadapi kemungkinan yang ada. Seraya mengamankan semua peralatan, beberapa teman menyapkan makan malam, dan tahukah kalian? makan bersama diatas alas dan tempat yang sama adalah satu momen yang paling berharga kala itu. Sayangnya, Saya tidak bisa terlalu menikmatinya, karena memang perut belum minta jatahnya. Hujan memang membawa berkah, entah mengapa, api unggun yang tadi terkena hujan telah membesar selepas hujan reda, yang artinya bara-bara api yang membara telah setuju menjaga Kami semua hingga pagi tiba. Tapi, adapula kejadian lainnya yang sama sekali tidak Kami duga, karena tanah yang basah akibat hujan tadi, ternyata para kelabang yang bersarang tidak jauh dari tempat Kami beristirahat berbondong-bondong naik ke tempat dimana kami beristirahat, sontak teriakan "Kelabang Army" di teriakkan oleh teman-teman. Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa teman berinisiatif untuk membuat satu lagi api unggun di samping tempat Kami beristirahat. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, perut Saya barulah merasakan lapar, api unggun pun jadi sarana untuk memasak bahan pangan yang telah tersedia. Sekali lagi Saya merasakan nikmatnya makan bersama teman.

Para kelabang sudah bisa dikendalikan, perut sudah kenyang, dan api unggun sedari tadi menghangatkan. Sungguh malam yang syahdu dengan bintang yang bertaburan. Hanya saja angin terus berlarian dan menitipkan salam dari dinginnya malam. Beberapa teman telah pulas dalam mimpinya, beberapa lagi termasuk Saya masih menikmati malam. Kami benyanyi, tertawa, dan bercerita bersama. Tentang segala hal, dari yang menggelitik hingga bisa membuat mata berkaca-kaca. Saya masihlah ingat bagaimana cara Kami bercerita. Menceritakan hal sedih dengan cara yang berbeda, sekali-kali tertawa bersama. berbagai cerita yang didengar oleh telinga, hanya sekedar melepaskan beban yang mungkin saja tidak tertahan. Atau hanya sekedar sebuah hiburan.

Malam beranjak pergi, mentari mulai mengintip sedari tadi. Kembali Saya menyiapkan segelas kopi, demi menghangatkan badan dan bersiap menyambut mentari. Teman yang lain sudah terjaga, Kami semua kembali larut dalam keindahan alam Sang Pencipta. Beberapa teman mulai mengabadikannya, berfoto bersama, bercanda dan banyak lagi yang lainnya. Tiba-tiba Saya tertegun, dan entah mulai kapan, Saya duduk di sebuah batu tidak jauh dari mereka, banyak sekali hal yang terlintas dikepala, hingga tidak sadar mata mulai berkaca-kaca. Tidaklah banyak yang Saya ingat tentang apa yang mereka lakukan, yang Saya ingat hanya seruan Fajar teman saya yang berceletuk bahwa Saya telah meneteskan air mata, setelah itu saya larut dalam lamunan dan sejuta hal lainnya yang menguasai seluruh badan. Indah memang ciptaanmu Tuhan.

Mentari mulai meninggi, rasa kantuk tidak tertahan lagi, Saya beranjak ketempat dimana tadi malam teman-teman beristirahat, membalut tubuh dengan kantung tidur lalu terbuai dengan mimpi. Entah berapa lama Saya terlelap, beberapa bisikan mulai membangunkan indahnya buaian mimpi, ternyata teman-teman Saya telah menyuguhkan mie rebus yang sedari tadi ternyata sudah disuguhkan. Suapa pertama Saya merasakan rasa yang berbeda, mie yang Saya makan agak asam. Tapi, untuk menghargai masakan yang disuguhkan, Saya tidak lagi memperdulikannya. Benar saja, tepat satu sendok lagi sebelum mie yang Saya makan habis, teman-teman Saya bertanya, "Apa rasanya lus mie yang kadaluarsa?". Astagaaa... ternyata salah satu dari mie yang tercampur dalam makanan tadi sudah kadaluarsa, dan hal itu hanya diketahui oleh teman Saya yang memasaknya namun sengaja diam dan tidak memberitahukannya kepada Saya terlebih dahulu sebelum terlanjur melahap habis mie rebus tadi. sontak mereka semua tertawa terbahak-bahak melihat Saya yang telah menghabiskan hidangan tersebut. Yah, Saya hanya bisa tersipu malu melihat semuanya.

Akhirnya Kamipun harus beranjak meninggalkan tempat tersebut, tapi sebelumnya sesuai dengan kesepakatan. Kami bersama-sama membersihkan tempat tersebut dari sampah yang berserakan. Ironis memang, tempat seperti itu dikotori oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Setelah bersih kamipun beranjak kembali ke kloam belanda. Sesampainya disana, rasa lelah kami bayar lunas dengan mandi bersama di kolam. Sempat sekali Saya mencoba terjun dari atas kolam, padahal Saya tidak bisa berenang, tapi dengan janji akan diselamatkan Sayapun memberanikan diri untuk melakukannya. Ternyata memang kejahilan teman-teman Saya tidak ada habisnya. Mengetahui Saya yang tidak bisa berenang, mereka menyeret Saya ke tengah kolam dan meneriakkan ucapan selamat ulang tahun. Padahal ulang tahun Saya sudahlah lama terlewat. Hahaha, ada-ada saja.

Selesai mandi, ganti baju dan istirahat sebentar. Maka sudah semestinyalah Kami semua berpisah, kembali ke habitat masing-masing, beristirahat lalu kembali menantang hari. Pengalaman itu, kejadian demi kejadian yang Saya alami tidaklah pernah akan terlupakan. Terima kasih teman-teman atas semua kejadian yang telah kita alami bersama. 

Banjarmasin, 1 April 2014

Minggu, 11 Agustus 2013

BUKA BERSAMA BUKA PAHALA.

   Masih ingatkah kalian dengan Stand Up Comedy Banjarmasin???  Stand Up Comedy Banjarbaru??? Tentunya dong ya, komunitas yang selalu penuh dengan tawa dan canda. Kali ini saya akan mencoba untuk menulis tentang kegiatan tahunan(baru dua tahun sih) yang memeriahkan bulan penuh berkah yang baru saja meninggalkan kita. Artikel kali ini mungkin dengan ejaan dan bahasa yang sedikit halus, mungkin. :)

   Nah, setiap tahunnya di bulan ramadhan, para Komika(sebutan untuk stand up comedian) kembali mengadakan acara amal bertajuk "BUKA BERSAMA BUKA PAHALA" yang disingkat "BUKA BH" (sedikit memaksa ya singkatannya :)). Acara ini menggandeng komunitas dari Banjarmasin yang berkecimpung di bidang sosial, yap kalian benar, komunitas Peduli Dangsanak dengan akun twitter @PeduliDangsanak lah yang kami gandeng. Wacana kerja sama ini sebenarnya sudah dibicarakan semenjak awal ramadhan, namun karena satu dan lain hal menyebabkan acara ini baru bisa terlaksana pada tanggal 1 Agustus 2013. 

   Acara ini awalnya digagas oleh ketua umum Stand Up Comedy Banjarmasin @aananshri dan kemudian disampaikan kepada @apanyAyub anggota sekaligus penghubung kami dengan komunitas Peduli Dangsanak untuk bekerja sama dalam kepanitiaan dan juga mengundang anak-anak murid dari SDN PERCONTOHAN MAWAR 2 (lebih dikenal dengan nama SD Bawang) sebagai target yang akan diberikan donasi. Pada awalnya komunitas Drop Your Books (@dropyourbooks) juga akan berpartisipasi dalam kegiatan ini, namun karena satu dan lain hal, mereka hanya bisa membantu dalam hal promosi.

   Selanjutnya, acara ini di promosikan masing-masing akun dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, ya, acara ini baru bisa dipromosikan ketika pemilik venue sudah memberikan izin untuk acara tersebut. Memborbardir twitter dengan promosi dan segala hal berbau donasi, itulah yang dilakukan akun Stand Up Comedy Banjarmasin dan Peduli Dangsanak bersama dengan para anggotanya dalam tiga hari berturut-turut. Alhamdulillah, semua urusan dalam persiapan acara ini berjalan dengan lancar. Tapi, bukan jalan aspal namanya kalau tidak ada kerikil batu yang menghadang. Pada hari pelaksanaan, hujan mengguyur sedari jam empat sore hingga menjelang magrib, ya, itu waktu dimana rundown acara mulai berjalan. Beberapa hal kacau total, acara terpaksa diundur, anak-anak yang sudah mulai datang terpaksa berteduh, Improvisasi pun dilakukan. Untungnya hujan reda beberapa puluh menit sebelum berbuka, senang rasanya melihat anak-anak yang bisa berbuka bersama dengan kami, melihatnya saja membuat perut kenyang, ahahaha betapa cerianya wajah polos mereka.

   Magrib telah usai, anak-anak pun beranjak meninggalkan venue tempat acara berlangsung. Acara pun break hingga selesai sholat tarawih. Setelah itu acara kembali dilanjutkan, banyak para komika yang tampil semuanya berusaha untuk menghibur para pengunjung Young Corner Cafe malam itu. Tidak hanya para komika, Kalayangan Pagat (@K_Pagat) salah satu band indie Banjarmasin pun ikut memeriahkan acara malam itu dengan menyanyikan beberapa lagu secara akustik (disebabkan hujan acara ini hanya bisa menampilkan satu band akustik). Acara selesai, lelah, penat juga rasa bahagia bercampur aduk karena kesuksesan acara ini. Kapan lagi kita bisa berbagi, tertawa bersama dan juga beramal disaat yang bersamaan??? Kami semua senang bisa menuntuskan satu lagi agenda rutin di komunitas ini. Semoga tak ada aral melintang hingga kami bisa melaksanakan acara serupa ditahun selanjutnya. AAMIIN :).

"TERIMA KASIH UNTUK SEMUA, UNTUK TENAGA, PEMIKIRAN, DAN WAKTU UNTUK BERKUMPUL DAN BEKERJA BERSAMA"

SEKIAN.

MC:

Pengisi Acara:


Satu pagi di kampung halaman, 11 Agustus 2013

Senin, 11 Februari 2013

#1stAnniversary + #TanpaBatas = (isi sendiri)

Selamat malam dan selamat berjumpa lagi di dalam lembar elektronik yang selalu jadi media untuk gue numpahin apa yang gue alamin. :)

Apa yang pengen gue ceritain???
yahhh,,, ini saatnya gue cerita tentang komunitas yang baru ngerayain #1stAnniversary, siapa??? ya kami,,, komunitas Stand Up Comedy Banjarmasin (@StandUpBJM). Tanpa terasa udah satu tahun kami bekerjasama melunturkan rasa sensian yang masih sangat tinggi di bumi Antasari.

tepat tanggal 29 januari kemaren,,, Stand Up Comedy Banjarmasin genap merayakan ulang tahunnya yang pertama,,, sangat banyak pengalaman, batu kerikil diperjalanan, serta keceriaan yang mewarnai singkatnya setahun ini. nah,,, ada yang bingung kenapa baru dirayakan tanggal 9 feruari kemaren??? kalo gak ada yang nanya cukup sekian posting kali ini,,,, ahahaha,,,
gak ahhh,,, gini,,, #1stAnniversary baru diadain tanggal 9 februari kemaren karena digabung ama tournya bang Sammy @notaslimboy yang keren pooool(ini jujur loh) yaitu #TanpaBatas yang ngegandeng bang andi @awwe_ beserta 3 Opening Act yaitu @Ahdiarrahmat, @yupi_scene, dan @Galng. 

gak gue pungkiri kalo dalam persiapannya banyak keriril yang hampir bikin ni acara kpeleset, iye bener, kalo gak percaya,,,, ya udah,,, gue juga kaga maksa... *dijitak pake celurit*

udah ngelantur nih posting,,, gue lurusin lagi ye,,, *ngambil tissue magic* .
dalam persiapan #1stAnniversary + #TanpaBatas ini, gue kembali dapet tugas yang kata mereka emang cocok buat gue -___-" KEAMANAN... eh gak cuma itu,,, gue juga yang bertanggung jawab atas persiapan gedung Balairungsari tempat diadakan acara tersebut,,, yaaah bukannya nyombongin diri,,, tapi alhamdulillah masih ada yang PERCAYA ama gue walau akhirnya mereka itu jadi MUSYRIK *muehehehe*.
beberapa minggu pas pembagian tugas gue ama anak-anak yang ada dibawah tanggung jawab gue masih nyante,,, iye orang lapangan kerja kerasnya pas H-1 sampai acara selesai, nah pas H-1 itu gue ama anak-anak udah ga bisa bedain antara capek dan manja,,, total kursi yang harus disusun adalah 340 termasuk 10 kursi VIP. dan lu tau seberapa beratnya??? gak usah deh,,, kasian lu capek ngebayangin :D.
jam 8 pagi tanggal 8 feruari kami sudah siap dengan kesibukan-kesibukan tersebut. target pertama adalah backdrop yang harus terpasang dengan cepat karena urusan kursi masih belum rampung. Alhasih gak nyampe 10 menit backdrop udah nyantol ditempatnya. jam 10 pagi PLN ternyata iseng, lampu mati dan kami bekerja dalam gelap, PANAS pula,,, PLN KA*PRET!!!. selesai dengan semua urusan tersebut ternyata masih ada yang tersisa, ada yang bawa balon buat hiasan acara malam itu,,, dan lu tau,,, kami harus meniup kurang lebih 100 balon secara MANUAL. wahahaha gempor...

kepanjangan ya???
iya nih kayaknya,,,
udahan deh,,,
eh,,,
gak,,,
ada satu lagi yang mesti kalian tahu,,,
apa???
ya ini...
acara pada malam itu berlangsung SUKSES POOOL(beneran gue jujur)...
dan selama 4 jam kami ngakak sama-sama, nostalgia nginget masa lalu, dan bertekad untuk bekerjasama dengan lebih giat.
dan terakhir... ijinkan gue buat bikin ucapan terimakasih kepada:
  • Bang Sammy @notaslimboy dan bang @awwe_ atas #TanpaBatas nya yang KEREN.
  • Para Opening Act yang udah mecahin tawa di #1stAnniversary + #Tanpabatas.
  • semua kru yang udah kerja keras buat suskesnya acara ini, terutama buat Kru yang ada dibawah arahan gue(maaf gak disebutin satu-satu, you know laaah gue orangnya pelupa).
  • Media partner yang udah memfasilitasi acara ini.
  • Para laughters yang udah ngedukung kami dari nol sampai sekarang
  • dan terakhir untuk para HATERS, tetaplah dukung kami dengan cara kalian, NB: asal jangan kelewatan, kalo kelewatan gue carok atu-atu lo semua :D.

wassalam.



Banjarmasin, 11 Februari 2013

Rabu, 23 Mei 2012

KOPI DARAT COMEDY GROUP


Sebuah awal baru untuk tiga orang mahasiswa penganut aliran komedi berjenis apapun,,, *agak berlebihan*
berawal dari Stand Up Comeedy Banjarmasin yang terus menerus memantapkan langkah kami di dunia komedi,,, sekarang telah lahir sebuah grup yang beranggotakan  tiga orang Comic dari komunitas yang gahoool abiiis,,, Stand up Comedy Banjarmasin tuuuh,,, nyahahaha,,,
Kopi Darat beranggotakan :
AHDIAR RAHMAT RUSBANI PUTRA
MUHAMMAD SAUFI ANSHORI
dan tentunya saya sendiri,,,
yah,,, “Kopi Darat” telah terbentuk,,, dari sebuah lomba komedi GenRe (Generasi BeRencana) yang diadakan oleh BKKBN,,, sekitar satu minggu sebelum tanggal 17 mei 2012 atau lomba tersebut, nama Kopi Darat telah dirumuskan oleh tiga orang anggota yang bertempat di kediaman bang andi irwan atau yang lebih familiar dengan sebutan bang MIMIN,,, *ini kenapa kaya perumusan teks kemerdekaan yak???*
begitu pula dengan naskah atau lakon yang akan kami bawakan,,,
kami membawakan sebuah lakon yang berjudul “Kawin Muda, Tua Menderita”
yahhh sesuai dengan tema yang BKKBN tentukan,,,
berkisah tentang 1 orang mahasiswa yang ingin kawin muda,,, (AHDI)
seorang teman yang berusaha menasihatinya,,, (SAUFI)
dan seorang penjaga kampus yang ikut-ikutan menasihati, walaupun lebih banyak di bully,,, (itu saya)
bukan sembarang pilih nama, namun nama Kopi Darat juga ada filosofinya,,,
Kopi Darat atau sama dengan melakukan pertemuan adalah istilah yang juga dipakai sewaktu anak-anak Stand Up Comedy Banjarmasin bertemu secara langsung setelah sekian lama hanya berbincang di twitter… yahhh,,, begitulah…
Maka dari itu dipilihlah nama tersebut,,, dan sekarang???
bagaimana dengan hasil lomba yang kami ikuti pada tanggal 17 mei 2012???
menangkah? Seri kah??? KO kah???
Alhamdulillah pada lomba tersebut kami mendapatkan juara 1,,,
dan otomatis kami akan mewakili Kalimantan Selatan untuk ke ajang Nasional yaitu Lomba Komedi GenRe yang akan diikuti oleh 33 provinsi dari seluruh pelosok Indonesia,,, wiiiiiiiiih…
Tak lupa,,,
Doakan kami,,,
semoga dengan dikirimnya kami kesana,,,
kami bisa mengharumkan nama provinsi kita,,,
KALIMANTAN SELATAN,,,

Salam kami,,,
Kopi Darat...

Senin, 26 Maret 2012

sebutan di Stand Up Comedy Banjarmasin

masih tentang Stand Up Comedy Banjarmasin, kali ini saya akan menjelaskan istilah-istilah yang kerapkali dipakai oleh para comic Stand Up Comedy Banjarmasin.

capcuuuz...

ini dia istilah-istilahnya: 

1. GANG BANG 

istilah diatas kalo di search di mbah GOOGLE, pasti hasil yang ditemukan berbau porno. tapi tidak begitu di mata Comic-comic (terutama laki-laki) Stand Up Comedy Banjarmasin. GANG BANG yang di maksud adalah acara bermalam di salah satu rumah comic untuk saling SHARE materi yang akan di bawakan pada OPEN MIC atau perform di suatu tempat.


2. INI PERLU BILANG WOW GAK???

nah untuk istilah diatas, adalah istilah yang di bawa oleh comic Stand Up Comedy Banjarmasin yang bernama riandaldul (@riandaldul), biasanya istilah diatas digunakan untuk nge-HACKLER teman yang berbicara panjang lebar tanpa tahu waktu atau hanya sekedar bercanda.


3. GAK USAH KAMPRET...!

kalo yang ini salah satu istilah yang digunakan untuk menepis kalimat "INI PERLU BILANG WOW GAK?". pertama kalinya disebutin oleh Comic Stand Up Comedy Banjarmasin bernama bang andi (@Banjar_Gaul). tentunya gak ada yang bisa gantiin bang andi kalo nyebutin kalimat diatas dengan mimik muka yang khas, para Comic Stand Up Comedy Banjarmasin pun pasti hanya bisa tertawa terbahak melihat bang andi.

4. AE BALLAAAA...!
istilah satu ini juga hanya makJLEB jika di ucapin oleh comic Stand Up Comedy Banjarmasin bang Hafidz (@M_HFZ). biasanya bang hafidz menggunakan kata ini untuk menyangkal perkataan dari comic-comic Stand Up Comedy Banjarmasin ketika beliau di ejek atau di pojokkan dalam suatu ROAST. para comic dan penonton yang ngeliat pasti langsung terbahak akan aksen beliau yang menyebutkan kata tersebut dengan gaya bencong, iya,,, dengan gaya bencong. :D

tentunya bukan hanya 4 kalimat atau istilah diatas yang ada di kehidupan sehari-hari comic Stand Up Comedy Banjarmasin. masih banyak yang lainnya, seperti APA KAMPRET, Sebutan nama yang aneh (contoh: mengganti nama salah satu Comic menjadi kampungan) misalnya menatap Ahdiar, salah satu Comic Stand Up Comedy Banjarmasin dengan sebutan "BELAHAN PINGGIR DROGBA", dan banyak lagi yang lainnya.


sekian dulu postingan kali ini,,,

pastinya MAJU TERUS  STAND UP COMEDY BANJARMASIN...

VIVA LA KOMEDI TUNGGAL...!





^_^ @vukalus

Rabu, 21 Maret 2012

Perkembangan STAND UP COMEDY BANJARMASIN

Stand Up Comedy Banjarmasin yang sudah beberapa bulan terakhir ini berkembang di banjarmasin semakin mendapat tempat di hati masyarakat luas. Komunitas yang awalnya berkembang dari sebuah akun TWITTER kini sudah melaksanakan OPEN MIC (ajang uji materi) yang kelima pada tanggal 25 maret 2012 mendatang. Mulai banyak comic-comic (para Stand Up comedian)  yang terlihat matang untuk menjajal tawa disetiap penampilan mereka. Stand Up night yang pertama pun sudah akan diselenggarakan oleh para pengurus komunitas tersebut, dengan mendatangkan bala bantuan dari comic-comic PRO dari ibukota (ceileeeeeeh bahasanya).
"DARI NOL SAMPAI NONGOL" mungkin itu peribahasa yang sengaja saya buat untuk menggambarkan perjuangan para Comic Stand Up Comedy BANJARMASIN.
SEMANGAT TERUS PARA COMIC...!
"PENUHI BANUA KITA DENGAN TAWA"
VIVA LA KOMTUNG...!
^_^

Minggu, 04 Maret 2012

Stand Up Comedy Banjarmasin

mungkin hampir setiap penggemar komedi di banua sudah mengenal yang namanya Stand Up Comedy Banjarmasin, komedi yang menyajikan seorang Comic (komedian tunggal) yang menampilkan joke-joke sederhana dan memancing tawa dari para penonton ini sudah lahir di kalimantan selatan, kota Banjarmasin tepatnya.
kehadiran komedi ini pun mendapat banyak antusiasme dari masyarakat karena tampilannya yang sedikit berbeda dari komedi-komedi lainnya.
saya sendiri juga tergabung di dalamnya, pertama kali Open Mic (ajang uji materi) terasa atmosfer yang sangat berbeda dari aktivitas lain di kehidupan semestinya.
hal pertama yang saya anggap mudah untuk melucu di depan ratusan pasang mata hilang sekejap karena banyak hal yang harus difikirkan untuk tampil sebagai Comic di atas pentas.
tidak sembarangan bicara, namun harus tetap sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan sebagai seorang Comic di komedi yang dikatakan hanya orang cerdas yang bisa menikmatinya.
tergabung dalam suatu komunitas Stand Up Comedy Banjarmasin pun saya mendapat sambutan yang hangat dan sejuta gelak tawa yang menghias di setiap pertemuannya.
alhasil, komunitas Stand Up Comedy Banjarmasin ini salah satu komunitas yang membuat saya nyaman dan dapat merasakan tentang betapa asyiknya untuk tertawa dan menertawakan hal-hal disekitar kita.
semoga Stand Up Comedy Banjarmasin terus berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat Kalimantan Selatan.
AMIN...
^_^

4 Maret 2012